
Menurunkan berat badan menjadi persoalan yang banyak diupayakan oleh banyak orang dari berbagai generasi. Sebagian orang ada yang menurunkan berat badan untuk kepentingan kecantikan, sedangkan ada orang lain yang menurunkan berat badan untuk masalah kesehatan. Cara menurunkan berat badan yang salah bisa menjadi masalah serius jika dilakukan dalam waktu yang lama.
Wanita yang terobsesi menjadi kurus terkadang bisa nekat melakukan diet ketat yang berlebihan, sehingga berdampak buruk terhadap kesehatan. Apalagi bagi mereka yang masih menginjak masa pertumbuhan, penting bagi tubuh untuk diberi asupan nutrisi yang baik. Argumen mengenai metode menurunkan badan yang baik masih menjadi perdebatan yang hangat.
Hal itu tidak terlepas dari pilihan antara fokus kepada diet atau olahraga. Sebagian orang berasumsi bahwa menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan mengatur pola makan tanpa berolahraga.
Sebaliknya, sebagian orang berpikir apakah cukup jika berolahraga rutin tanpa mengatur pola makan? Berikut penjelasan bagaimana kedua aspek tersebut mempengaruhi berat badan dan cara menyeimbangkannya.
Peran Diet dalam Menurunkan Berat Badan
Masalah yang sering muncul pada upaya diet seseorang yaitu pengurangan porsi makan yang berlebihan. Walaupun terkadang cara ini bisa bekerja, tetapi bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Umumnya, menurunkan berat badan bergantung pada konsep defisit kalori. Diet berdampak besar pada defisit kalori.
Walaupun berolahraga sekeras apa pun, tanpa pola makan yang terkontrol, hasilnya tidak akan optimal. Selain jumlah kalori, kualitas makanan yang dikonsumsi juga memiliki pengaruh besar. Kamu sebaiknya mengonsumsi makanan tinggi protein, serat, dan lemak sehat agar merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan ngemil berlebihan.
Hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan yang bisa meningkatkan lonjakan gula darah dan membuat kamu cepat merasa lapar. Saat menjalani diet, sebaiknya kamu menerapkan pola makan tinggi protein. Makanan tinggi protein membutuhkan energi untuk dicerna tubuh, sehingga tubuh membakar kalori saat mencerna makanan tersebut.
Peran Olahraga dalam Menurunkan Berat Badan
Berolahraga dapat membantu kamu membakar kalori dengan efektif. Aktivitas seperti berlari, bersepeda, dan berenang dapat membantu meningkatkan jumlah kalori yang terbakar setiap harinya. Apalagi jika dilakukan secara rutin. Selain itu, latihan kekuatan seperti angkat beban bisa membangun massa otot, sehingga semakin tinggi kalori yang terbakar.
Banyaknya massa otot yang dimiliki bisa mempengaruhi terbakarnya kalori bahkan saat sedang tidak berolahraga. Namun saat mengalami defisit kalori, tubuh tidak hanya membakar lemak tetapi juga bisa kehilangan massa otot. Olahraga yang melatih kekuatan sangat cocok untuk mempertahankan massa otot.
Faktanya, lemak tidak pernah berubah menjadi otot, dan sebaliknya, malas berolahraga tidak akan membuat otot menjadi lemak. Olahraga latihan kekuatan memang dapat membuat otot lebih besar. Yang sebenarnya terjadi adalah, sebagai akibat dari banyaknya kalori yang terbakar selama aktivitas fisik, massa lemak yang dihasilkan juga berkurang.
Namun, keduanya tidak berhubungan satu sama lain secara langsung. Saat berolahraga, lemak diubah menjadi karbondioksida (CO2) dan air. Pernapasan mengeluarkan karbondioksida, dan air dikeluarkan melalui keringat dan air kencing.
Olahraga atau Diet, Mana yang Lebih Ampuh Menurunkan Berat Badan?
Dilansir dari beberapa sumber, diet dianggap memiliki pengaruh yang lebih besar dalam menurunkan berat badan dibandingkan berolahraga. Namun olahraga bisa membantu upaya menurunkan berat badan menjadi lebih efektif dan cepat, selain itu berbagai manfaat tubuh juga bisa didapatkan melalui olahraga.
Perbandingan yang bisa kamu pertimbangkan yaitu, diet lebih efektif dalam menciptakan defisit kalori karena faktanya, lebih mudah mengurangi 500 kalori dari makanan dibanding membakar 500 kalori melalui olahraga. Olahraga bisa membantu mempertahankan massa otot dan meningkatkan metabolisme tubuh yang sangat penting untuk menjaga berat badan tetap ideal dalam jangka panjang.
Tidak dapat dipungkiri, gabungan diet dan olahraga adalah kombinasi terbaik yang bisa kamu lakukan. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam menurunkan berat badan, sambil menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Cara Melakukan Diet dan Olahraga Seimbang untuk Hasil Optimal
Untuk mendapat hasil optimal dan mendapat tubuh sehat, kamu bisa melakukan diet dan olahraga yang seimbang. Berbagai manfaat bisa kamu dapatkan jika menerapkan cara-cara berikut:
- Pola Makan yang Seimbang: Mengonsumsi lebih banyak protein, serat, dan lemak sehat akan berdampak baik bagi tubuhmu. Hindari makanan dan minuman olahan, serta kandungan gula yang tinggi. Pastikan asupan kalori berada dalam kadar yang sesuai untuk tubuh.
- Pilih Jenis Olahraga yang Sesuai: Kamu bisa melakukan latihan kardio dengan lari, bersepeda, dan berenang. Lakukan juga latihan kekuatan seperti angkat beban untuk mempertahankan otot. Lakukan latihan yang kamu sukai agar bisa lebih konsisten.
- Tetapkan Target yang Realistis: Fokuslah pada komposisi tubuh dan kebugaran secara keseluruhan, jangan hanya terpaku dengan angka timbangan saja. Menurunkan berat badan adalah proses jangka panjang, bukan cara yang instan.
Itulah pembahasan mengenai hubungan diet dan olahraga terhadap cara menurunkan berat badan. Diet dan olahraga memiliki peran yang berbeda dalam menurunkan berat badan, kombinasi keduanya adalah cara terbaik untuk berat badan ideal dan sehat. Baca juga “Kunci Ketenangan di Era Digital, Mindful Movement” untuk temukan cara mendapatkan ketenangan di era digital!