
Depresi tidak memandang usia dan jenis kelamin, semua orang bisa mengalami depresi. Terkadang beberapa orang bahkan tidak menyadari kalau dirinya terkena depresi. Beberapa tanda kalau kamu mengalami depresi yaitu kehilangan motivasi beraktivitas, mengalami gangguan tidur, dan sulit merasa bahagia.
Depresi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental, fisik, dan sosial seseorang. Beberapa upaya yang biasanya dilakukan untuk mengatasi depresi yaitu terapi psikologis, konsumsi obat-obatan, dan perubahan gaya hidup.
Manfaat Olahraga Berbasis Ritme untuk Depresi
Salah satu solusi alami dan affordable yaitu olahraga khususnya berbasis ritme seperti Zumba dan berbagai jenis tarian. Dibandingkan dengan olahraga konvensional seperti angkat beban atau jogging, olahraga ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dengan kombinasi musik, gerakan tubuh, dan interaksi sosial.
1. Memicu Hormon Kebahagiaan
Olahraga berbasis ritme yang menggunakan musik memiliki dampak psikologis yang besar terhadap suasana hati seseorang. Musik menjadi elemen utama dari olahraga ini yang dapat menaikkan atmosfer menjadi menyenangkan dan menarik.
Saat tubuh bergerak mengikuti irama, otak melepaskan hormon endorfin yang bertindak sebagai pereda rasa sakit dan memberikan perasaan senang setelah berolahraga. Selain itu, olahraga ini melepaskan hormon yang dapat meningkatkan motivasi yaitu hormon dopamin. Olahraga ini juga membantu melepaskan hormon serotonin yang bisa mengatur suasana hati dan relaksasi.
2. Meningkatkan Interaksi Sosial
Saat mengalami depresi, merasa kesepian bisa memperburuk kondisi seseorang. Sementara itu, olahraga berbasis ritme sering kali dilakukan dalam bentuk kelompok yang mendorong kesempatan untuk berinteraksi dan memperluas relasi dengan orang lain.
Rasa kebersamaan yang diciptakan melalui olahraga ini bisa membuat lingkungan yang suportif dan menyenangkan. Menurut beberapa penelitian, orang yang rutin mengikuti aktivitas kelompok dan berinteraksi memiliki risiko depresi lebih rendah daripada orang yang berolahraga sendirian. Interaksi sosial juga bisa meningkatkan kesehatan mental.
3. Meningkatkan Percaya Diri
Orang yang mengalami depresi akan sulit merasa percaya diri, mereka akan cenderung kesulitan dalam mengekspresikan emosi. Olahraga berbasis ritme terutama tari bisa memberikan kebebasan bagi seseorang untuk mengekspresikan diri dan keluar dari zona nyaman.
Menari atau melakukan gerakan Zumba dapat meningkatkan keahlian koordinasi tubuh, fleksibilitas, dan membangun postur tubuh yang lebih baik. Hal ini berkontribusi pada peningkatan percaya diri dan perasaan self-love.
4. Mengurangi Otot yang Tegang
Beberapa gejala fisik yang dialami saat seseorang depresi yaitu otot tegang, sakit kepala, dan kelelahan kronis. Melalui olahraga berbasis ritme, kamu bisa melepaskan ketegangan otot melalui gerakan yang dinamis dan terkoordinasi.
Gerakan yang dilakukan dengan rileks dan mengikuti alunan musik dapat merilekskan otot dan meningkatkan aliran darah. Hal ini didukung dengan efek relaksasi musik yang menenangkan sistem saraf dan menurunkan tingkat kecemasan yang dialami.
Olahraga Berbasis Ritme yang Bisa Kamu Coba
Olahraga berbasis ritme bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sebagai terapi alami yang sangat efektif dalam mengatasi depresi. Musik yang menyenangkan serta gerakan tubuh yang dinamis bisa bermanfaat baik bagi tubuh. Berikut beberapa olahraga berbasis ritme yang bisa kamu coba:
1. Zumba
Latihan ini termasuk kardio yang yang cukup populer di kalangan anak muda. Ritme gerakan yang cepat tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Latihan ini dapat meningkatkan suasana hati dan energi. Senam zumba dilakukan tanpa gerakan khusus, tetapi dengan menggerakkan seluruh anggota tubuh mengikuti irama musik.
Senam ini dilakukan dengan memadukan kombinasi dari tari salsa dan gerakan aerobik. Selain meredakan depresi, senam zumba bermanfaat untuk memperkuat otot dan sendi, menjaga berat badan ideal, mengendalikan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan membuat tidur lebih nyenyak.
2. Belly Dance
Tarian ini adalah seni tradisional yang berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Tarian ini dilakukan dengan getaran pinggul, gerakan gelombang tubuh, gerakan lengan yang mengalir seperti ular, dan gerakan lengan melingkar tubuh.
Belly dance melibatkan gerakan tubuh yang lembut, aliran indah, dan isolasi otot. Tarian ini baik untuk meningkatkan kebugaran, memperbaiki postur tubuh, meredakan stres, meningkatkan percaya diri, dan meningkatkan keseimbangan tubuh.
3. Tari Hip-Hop
Tari hip-hop adalah latihan yang dilakukan dengan melibatkan seluruh tubuh. Tarian ini memiliki manfaat kesehatan anaerobik. Latihan yang menyenangkan dengan musik trendy yang asik, meminimalisir kemungkinan untuk bosan dan meninggalkan rutinitas olahraga.
Latihan ini memiliki beberapa manfaat di antaranya mengurangi depresi dan kecemasan, memperkuat memori otot, meningkatkan kebugaran, ekspresi diri, dan rasa percaya diri.
Olahraga berbasis ritme bisa kamu jadikan alternatif saat bosan dengan olahraga konvensional yang terasa sulit dan membosankan. Bergerak sesuai alunan musik tidak hanya memperkuat tubuh secara fisik, tetapi juga menyembuhkan pikiran dan jiwa. Baca juga “Diet vs Olahraga, Mana yang Paling Ampuh Menurunkan Berat Badan?” untuk cari tahu cara terbaik menurunkan berat badan!