Saat ini kebanyakan orang melakukan segala aktivitas sambil mendengarkan lagu, mulai dari bekerja, belajar, mengerjakan tugas, memasak, menyetir, dan melakukan pekerjaan rumah. Faktanya, lagu bisa meningkatkan performa, mood, dan motivasi seseorang ketika melakukan aktivitas. Saat melakukan kegiatan yang dianggap membosankan, kamu bisa buat lebih asik dengan memutar lagu.

Tidak terkecuali untuk berolahraga, musik dan olahraga adalah kombinasi yang sempurna. Segala jenis olahraga seperti berlari, yoga, atau angkat beban bisa dipadankan dengan beberapa lagu yang bisa menjaga ritme. Selain itu, lagu juga bisa meningkatkan fokus dan memberikan energi tambahan saat berolahraga. 

Pentingnya Musik Saat Berolahraga

Tak bisa dipungkiri, musik memiliki dampak besar pada tubuh dan pikiran saat berolahraga. Musik dapat meningkatkan performa kamu saat berolahraga karena bisa meningkatkan motivasi. Musik dengan ritme cepat dan lirik yang inspiratif bisa membantu kamu mempertahankan semangat selama latihan berlangsung. 

Lagu dengan beats per minute (BPM) yang sesuai dengan intensitas olahraga bisa membantu kamu menyelaraskan gerakan dengan irama dan menjaga kestabilan gerakan. Olahraga yang melelahkan dapat diatasi dengan musik yang bisa mengalihkan perhatian dan rasa lelahmu, sehingga olahraga bisa berlangsung lebih lama. 

Saat kamu melakukan olahraga seperti yoga atau meditasi, kamu bisa mendengarkan musik yang tanpa lirik atau dengan melodi yang bisa menenangkan. Hal ini karena musik tersebut bisa meningkatkan fokus dan koordinasi tubuh kamu.

Cara Memilih Lagu Berdasarkan Jenis Olahraga

Pilihan lagu atau playlist sangat penting untuk mencocokkan energi dan ritme dengan jenis olahraga yang akan dilakukan. Berikut penjelasan cara menentukan playlist lagu agar lebih sesuai dengan jenis latihannya:

1. Lari dan Kardio

Latihan seperti berlari, lompat tali, dan treadmill membutuhkan musik dengan beat yang cepat untuk mempertahankan ritme langkah. Musik dengan BPM sekitar 120-160 akan membantu kamu terus termotivasi dan bergerak lebih lama tanpa cepat merasa lelah. 

Genre yang cocok untuk olahraga ini yaitu pop, EDM, hip-hop, dan rock. Rekomendasi lagu yang sesuai yaitu “Can’t Stop the Feeling” oleh Justin Timberlake, “Whiplash” oleh Aespa, dan “Don’t Stop Me Now” oleh Queen.

2. Angkat Beban dan HIIT

Latihan angkat beban dan high intensity interval training (HIIT) membutuhkan energi yang tinggi dan fokus yang kuat untuk waktu lama. Musik yang cocok untuk latihan ini yaitu musik dengan beat yang berat dan agresif. Iramanya akan membantu meningkatkan performa dan menstimulasi adrenalin.

Dalam melakukan olahraga ini, sebaiknya kamu memilih lagu dengan lirik yang bisa membangkitkan semangat dengan BPM 130-150. Pilih lagu dengan genre hip-hop, rock, atau EDM. Hindari lagu dengan tempo lambat yang bisa menurunkan energi. Rekomendasi lagu yang sesuai adalah “Marry You” oleh Bruno Mars, “Love Yourself” oleh Eminem, dan “Super Shy” oleh New Jeans.

3. Yoga dan Meditasi

Latihan yoga dan meditasi membutuhkan musik yang menenangkan agar tubuh dan pikiran bisa menjadi lebih rileks. Musik dengan ritme lambat dan suara alam bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan mental yang tenang. Untuk melakukan olahraga ini, pilihlah musik dengan instrumen dan vokal yang lembut. 

Kamu juga bisa gunakan suara alam seperti hujan, ombak, atau suara burung sebagai efek relaksasi. Hindari lagu dengan beat cepat atau lirik yang mengganggu fokus. Pilih lagu dengan BPM sekitar 60-90 seperti lagu “Girls Like You” oleh Maroon 5, “My Everything” oleh Ariana Grande, “One of the Girls” oleh The Weeknd.

4. Bersepeda

Musik dengan ritme yang stabil bisa memberikan energi yang cukup untuk perjalanan panjang. Musik dengan beat yang konsisten bisa menjaga keseimbangan kayuhan. Kamu bisa memilih lagu dengan genre funk, dance, atau pop upbeat.

Sebaiknya hindari musik yang terlalu lambat, sehingga membuat energi kamu menurun. Pilih musik dengan BPM sekitar 110-140. Contohnya yaitu “Uptown Funk” oleh Bruno Mars, “Happy” oleh Pharrell Williams, dan “Snooze” oleh SZA.

5. Peregangan dan Pendinginan

Setelah sesi olahraga yang intens, tubuh perlu waktu untuk kembali ke kondisi normal. Musik yang santai akan membantu proses ini dan memberikan transisi yang nyaman dari latihan menuju istirahat. Pilihlah lagu dengan ritme yang lambat untuk membantu menurunkan detak jantung.

Gunakan musik dengan lirik yang menangkan atau instrumental. Hindari musik yang terlalu energik sehingga bisa menghambat proses pemulihan dengan BPM 80-100. Rekomendasi musik yang sesuai yaitu “Thinking Out Loud” oleh Ed Sheeran, “Someone Like You” oleh Adele, dan “What Was I Made For?” oleh Billie Eilish.

Musik dapat menjadi aspek yang sangat efektif untuk performa olahraga kamu. Tentu sebaiknya dengan tempo musik yang sesuai dengan jenis olahraganya. Baca juga Olahraga sebagai Rahasia Menjaga Kesehatan Otak untuk cari tahu manfaat olahraga untuk kesehatan otak!