
Kebanyakan wanita asli Indonesia terkenal memiliki kulit yang eksotis mulai dari kuning langsat sampai berwarna sawo matang. Kecantikan Indonesia yang terkenal dengan rambut hitam pekat serta hidung yang tidak terlalu mancung atau biasa disebut bangir. Mata yang bulat lebar dengan lipatan mata membuat kesan yang tegas.
Kecantikan khas Indonesia tersebut tidak jarang mendapat perhatian dari negara luar, khususnya negara barat yang memiliki preferensi kulit eksotis dan proporsi tinggi badan yang tidak terlalu tinggi. Namun, beberapa tahun terakhir dengan maraknya K-beauty atau Korean Beauty menjadi fenomena yang mengubah cara perempuan Indonesia memandang kecantikan.
K-beauty memberikan standar kecantikan yang baru dan berbeda dari tren sebelumnya di Indonesia. Majunya media sosial menjadi faktor pendorong popularitas k-beauty menjadi lebih masif. Konsep makeup natural banyak menginspirasi wanita Indonesia untuk meminimalisir penggunaan produk kosmetik.
Standar Kecantikan Indonesia Sebelum dan Sesudah Tren K-Beauty
Sebelum masuknya era k-beauty, Indonesia beberapa kali mendapat pengaruh dari gaya kecantikan negara lain seperti budaya barat. Tren kecantikan ini mempengaruhi industri kosmetik dan brand di Indonesia. Berikut perbandingan standar kecantikan sebelum dan sesudah era k-beauty.
Sebelum Era K-Beauty
Tren kecantikan pada tahun awal 2000-an di Indonesia masih dipengaruhi budaya barat. Gaya makeup yang biasanya dipakai yaitu berfokus pada tampilan glamor dengan foundation tebal, alis tegas menukik, lipstik berwarna gelap mencolok, dan kontur yang tajam. Kulit yang lebih putih tetap menjadi standar kecantikan.
Tren makeup pada saat itu terkenal dengan riasan yang terlihat tebal dan bold, dengan pemakaian glitter sebagai eyeshadow dengan warna yang mencolok. Tren makeup barat biasanya tidak menitikberatkan pada penggunaan skincare dan kulit asli yang sehat atau glowing.
Setelah Era K-Beauty
Era Korean Wave memberikan pengaruh besar terhadap perubahan standar kecantikan dan tren makeup skincare di Indonesia. Kecantikan Korea menitikberatkan lebih kepada kulit yang sehat dan putih seperti susu. Hal ini karena gaya makeup Korea menggunakan produk yang sedikit, sehingga kulit asli memiliki peran besar untuk hasil makeup yang bagus.
Tak jarang orang Korea yang terobsesi memiliki kulit putih murni menggunakan tone up cream atau produk white tint spray untuk mendapatkan kulit putih instan. Tidak hanya putih, kecantikan Korea juga memperhatikan kulit yang sehat, cerah, dan terhidrasi dengan baik.
Maka dari itu dengan menjamurnya k-beauty, beriringan dengan meningkatnya minat terhadap produk perawatan kulit seperti essence, serum, dan sunscreen yang menjadi bagian penting dari rutinitas kecantikan sehari-hari. Tren k-beauty saat ini berfokus pada wajah dengan tampilan lembut, segar, dan natural seperti selebriti di Korea.
Pengaruh K-Beauty terhadap Preferensi Makeup dan Skincare di Indonesia
Berubahnya standar kecantikan berpengaruh pada preferensi makeup dan skincare yang juga berubah. Dalam makeup, tampilan yang ringan dan natural seperti glass skin yang berfokus pada tampilan permukaan kulit yang mengkilap dan halus seperti porselen atau gelas kaca.
Dewy look juga banyak diminati dengan tampilannya yang mengkilap di beberapa area wajah seperti di bagian apple cheek, dagu, dan dahi. Tampilan ini memberikan kesan natural dan effortless. Karena tren gaya makeup tersebut, produk-produk seperti cushion foundation, lip tint, dan blush on yang memiliki tekstur creamy menjadi semakin populer untuk mendapatkan tampilan natural dan youthful.
Selain itu, produk kosmetik seperti eyeshadow dan lip product dengan cool undertone meningkat peminatnya karena berbagai gaya makeup Korean look yang sering kali memakai warna tersebut, sedangkan brand lokal cenderung jarang mengeluarkan warna-warna produk dengan cool undertone.
Di sisi skincare, perawatan kulit dengan teknik layering semakin diminati untuk mendapatkan kulit mengkilap sehat alami. Jika sebelumnya step skincare dilakukan dengan pembersih wajah dan pelembab saja, kini step yang dilakukan semakin banyak.
Mulai dari double cleansing yang dilakukan dengan kapas dan micellar water atau cleansing balm, toner, essence, serum, sampai sheet mask. Kandungan bahan alami seperti centella asiatica, green tea, dan snail mucin semakin banyak digunakan. Banyak brand skincare lokal yang mengadopsi konsep formula k-beauty untuk menarik konsumen Indonesia.
Beberapa brand lokal menggandeng selebriti Korea untuk menjadi brand ambassador sebagai upaya menarik pasar Indonesia. Brand identity yang dibuat sering kali terpengaruh dengan gaya ala Korea. Hal ini karena sebagian besar orang masih memiliki pola pikir country of origin.
Korea terkenal dengan produk-produk skincare yang bagus dan ampuh, sehingga brand lokal seakan membuat kesan yang memiliki vibe produk Korea untuk mendapat persepsi baik dan kepercayaan dari konsumen.
Selain perubahan pada gaya makeup dan produk kosmetik, tren ini mengajarkan konsumen Indonesia bahwa kecantikan bukan hanya penampilan luar riasan saja, melainkan bagaimana merawat diri secara menyeluruh. Itulah penjelasan tentang bagaimana standar kecantikan Korea mempengaruhi gaya makeup dan produk skincare di Indonesia.
Baca juga “Merasa Depresi? Atasi dengan Olahraga Berbasis Ritme!” untuk cari tahu cara mengatasi stres dengan olahraga berbasis ritme!