Teknologi diciptakan untuk memudahkan dan membantu aktivitas manusia sehari-hari. Manusia pula yang merancang dan membuat teknologi tersebut. Jadi, pada dasarnya manusia adalah makhluk teknologi. Segala bentuk perkembangan masyarakat ditentukan oleh manusia. Lalu, kompetensi apa yang dimiliki manusia dalam penggunaan teknologi?

Kompetensi Manusia Dalam Penggunaan Teknologi

Pada dasarnya, manusia merupakan pencipta dan pengguna teknologi. Lebih dari itu, manusia mempunyai kompetensi yang lebih kompleks dalam penggunaan teknologi. Berikut adalah penjelasannya.

1. Pengguna Teknologi

Sebagai insan komunikasi dan ilmuwan sosial, manusia harus berbasis teknologi. Ini berarti, teknologi diciptakan manusia untuk membantu kegiatan mereka sehari-hari. Tentu saja, dengan niat awal agar teknologi dapat menolong dan mempermudah kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi diharapkan membantu untuk mencapai keinginan dan kepentingan manusia.

2. Pengisi Teknologi

Teknologi diciptakan manusia, maka mereka sendiri yang harus mengisi teknologi tersebut. Misalnya, manusia menciptakan televisi maka mereka lah yang mengisi perangkat perangkat lunak seperti berita, film, dan iklan. Contoh lainnya yaitu media online diciptakan manusia, kemudian mereka pula yang mengisi agar teknologi media online bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.

3. Pengkaji Dampak Teknologi

Sebagai seorang pemikir, bahkan ilmuwan manusia harus punya kemampuan mendalam atas dampak teknologi komunikasi. Kemampuan ini dibutuhkan untuk mengurangi dampak negatif dalam merencanakan masa depan umat manusia. Meneliti yang dimaksud di sini tidak harus seperti penelitian, sebagaimana disyaratkan dalam metode penelitian.

Seorang individu yang punya kemampuan mengamati, kemudian menggabungkannya dengan pengalaman, bahkan di dukung dengan pengetahuan yang dimilikinya, kemudian menyimpulkan dan merencanakan masa depan juga termasuk bagian dari kegiatan penelitian. Dalam hal ini contoh yang lebih sederhana yaitu seorang individu bisa menyimpulkan apa akibat pada diri seorang anak jika kecanduan menonton televisi.

Literasi Internet

Literasi internet atau seringkali disebut juga dengan literasi digital, merupakan kemampuan untuk mencari informasi yang dibutuhkan dengan pemanfaatan internet. Munculnya literasi internet pada saat ini disebabkan karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih dan menyediakan metode pembelajaran yang informasinya tidak hanya dalam bentuk tercetak namun sudah dalam bentuk digital.

Ada tiga poin yang diperhatikan dalam literasi internet, yaitu kemampuan untuk mengetahui konten ilegal dan berbahaya di Internet dengan baik, kemampuan untuk berkomunikasi di internet dengan baik, dan kemampuan untuk memproteksi privasi dan melakukan tindakan keamanan.

Kompetensi Penggunaan Internet

Melek digital penting untuk mengembangkan keterampilan berinternet, memahami cara mengakses informasi online, dan belajar tanggung jawab sosial saat berinteraksi di jejaring sosial. Setidaknya ada lima kompetensi penggunaan internet yang wajib dimiliki pada era modern ini. Berikut adalah penjelasannya.

1. Digital Culture

Digital culture adalah sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana teknologi dan internet membentuk cara seseorang berinteraksi sebagai manusia. Hal ini mencakup cara seseorang berperilaku, berpikir, dan berkomunikasi. Digital culture merupakan produk dari perkembangan teknologi yang tak ada habisnya. Ini berlaku untuk banyak bidang, tetapi sama-sama berbicara tentang hubungan antara manusia dan teknologi.

2. Critical Thinking

Ada banyak definisi critical thinking atau berpikir kritis. Secara umum, critical thinking membahas tentang kemampuan berpikir untuk diri sendiri. Agar dapat berpikir kritis, seseorang harus mampu menganalisis dan mengevaluasi informasi serta argumen, melihat pola dan koneksi, mengidentifikasi dan membangun informasi yang bermakna, menerapkannya pada konteks dunia nyata, dan dapat mengungkapkannya.

3. Online Safety Skills

Menjadi aman saat online berarti memiliki pengetahuan untuk mengidentifikasi potensi risiko dan sadar akan keamanan pribadi saat mencari informasi, berbagi, atau menjelajahi internet. Selain membantu seseorang lebih waspada terhadap keselamatan mereka sendiri, kemampuan ini juga membantu menjadi pengguna internet yang lebih baik.

4. Digital Ethics

Literasi digital merujuk pada keterampilan untuk mengakses, memahami, mempertanyakan, menganalisis secara kritis, dan mengevaluasi konten online. Dalam hal ini, etika digital atau digital ethics sangat penting agar kamu bisa menggunakan internet dengan benar dan menghormati karya kreatif orang lain.

Melalui etika digital, dapat tercipta budaya kepercayaan, tanggung jawab, integritas, dan keunggulan dalam penggunaan sumber daya di ranah online. Etika digital juga mempromosikan privasi, kerahasiaan informasi dan akses ke jaringan komputer, hingga membantu mencegah konflik dan ketidakjujuran.

5. Finding Information

Internet memberi banyak informasi yang bisa diakses dengan mudah. Masalahnya adalah ada hampir terlalu banyak informasi untuk dipilih. Memilah antara informasi nyata, informasi yang salah, dan opini terkadang bisa menjadi sulit. Mesin pencari pun sering diandalkan untuk melakukan penyortiran, tapi ini juga belum cukup. 

Kemampuan finding information diperlukan untuk mengetahui cara mencari informasi secara akurat dan kemudian mengevaluasi informasi yang ditemukan. Kemampuan finding information mencakup komunikasi, kesadaran sosial dalam lingkungan digital, pemahaman tentang keamanan elektronik, dan penciptaan informasi baru. Baik literasi digital maupun informasi didukung oleh pemikiran kritis dan evaluasi.

Baca Juga: Literasi Digital: Pengertian, Prinsip, Pilar Yang Perlu Kamu Ketahui

Manfaat Literasi Internet

Memiliki keterampilan dalam memanfaatkan keberadaan internet merupakan hal yang harus dimiliki masyarakat digital. Berikut adalah beberapa manfaat literasi internet.

  • Memperoleh informasi dengan cepat, dibandingkan dengan melalui buku
  • Belajar lebih cepat
  • Menghemat uang, umumnya informasi di internet bersifat gratis
  • Selalu mengetahui informasi terkini
  • Mempermudah proses komunikasi
  • Memahami segala bentuk cybercrime
  • Mengenali ciri-ciri situs atau konten palsu

Itulah penjelasan kompetensi manusia dalam penggunaan teknologi, kompetensi yang harus dimiliki dalam penggunaan internet, dan manfaat penguasaan internet di era digital saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat!