
Semakin berakhirnya usia pasti ada saja berbagai penyakit yang datangan. Bukan hanya penyakit yang disebabkan oleh melemahnya imunitas, tetapi permasalahan sendi seperti rasa kebas, pegal-pegal di area persendian, hingga kesemutan mudah menyerang para lansia. Gejala tersebut tidak jauh dari diagnosis penyakit asam urat.
Terlebih lagi, jika seseorang memiliki berat badan berlebih, maka bisa saja rentan terkena asam urat. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang asam urat serta beberapa tips olahraga yang baik sebagai tahap pencegahan. Simak penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Asam Urat?
Asam urat yang memiliki nama lain asam urat adalah penyakit peradangan sendi (radang sendi) yang terjadi karena keberadaan kristal. Peradangan sering terjadi di jari kaki, pergelangan tangan kaki, lutut, hingga di area jempol kaki.
Mengapa bisa terjadi penumpukan asam urat yang berlebihan di dalam tubuh? Pola makan dan gaya hidup yang kurang teratur juga merupakan dua faktor terbesar timbulnya penyakit asam urat. Hal ini berpengaruh pada seseorang yang terlalu banyak mengkonsumsi purin atau makanan yang mengandung protein seperti daging merah dan makanan laut secara berlebihan.
Asam urat adalah produk akhir dari katabolisme (pemecahan) purin, suatu zat alami yang merupakan salah satu kelompok struktur kimia yang membentuk DNA dan RNA. Dua sumber utama purin adalah purin yang dibuat tubuh sendiri dan purin yang diperoleh dari asupan makanan hewan atau tanaman.
Sebenarnya asam urat memiliki tujuan dalam tubuh, karena berfungsi sebagai antioksidan dan membantu dalam regenerasi sel. Asam urat diproduksi secara alami oleh tubuh melalui metabolisme. Asam urat akan mengalami masalah ketika tingkat enzim dalam tubuh melebihi tingkat normal.
Bahaya Asam Urat
Jika produksi zat urin dalam tubuh terlalu banyak, maka asam urat akan terakumulasi di dalam darah. Kemudian, perlahan-lahan kristal urat akan terbentuk dan menyebabkan radang sendi. Selain itu, rasa nyeri karena terserang asam urat akan terjadi cukup lama, bisa >3-10 hari.
Sayangnya, asam urat sering dikaitkan dengan penyakit rematik. Meskipun gejalanya menyerupai rasa sakit pada sendi dan otak. Namun, asam urat memiliki risiko yang dapat menyebabkan penyakit serius sepert i:
- Kerusakan sendi permanen: Kristal asam urat akan mempengaruhi sendi dan kerusakan pada tulang rawan.
- Gagal ginjal: Asam urat tinggi akan meningkatkan risiko gagal ginjal.
- Penyakit jantung: Asam urat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
- Batu ginjal: Asam urat dapat membentuk batu ginjal.
Masih banyak lagi komplikasi lain jika asam urat tidak ditangani dengan baik, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), hingga kegagalan jantung.
Ciri-Ciri Gejala Asam Urat
Beberapa ciri yang dapat kamu kenali sebagai penyakit asam urat adalah sebagai berikut:
- Nyeri sendi yang sering muncul di malam hari atau dini hari.
- Persendian bengkak, kemerahan, serta mengalami peradangan serius.
- Aku berbaring di pagi hari.
- Nyeri dapat menyerang beberapa titik sekaligus seperti, jari kaki, pergelangan kaki, tangan, dan lutut.
- Rasa nyeri akan menyerang selama beberapa hari hingga minggu.
Tips Olahraga Pencegah Asam Urat
Tips olahraga sederhana ini dapat kamu lakukan bila terdiagnosa asam urat. Selain itu, dapat menjadi sumber motivasi juga bagi kamu yang belum tahu cara pengendalian penyakit asam urat secara alami.
Beberapa latihan ringan yang bisa dilakukan adalah:
1. Bersepeda
Pertama adalah olahraga bersepeda yang efektif untuk menguatkan otot-otot tubuh. Disarankan untuk kamu bersepeda selama 30 hingga 45 menit dalam waktu 1-2x seminggu. Mulailah melakukan olahraga bersepeda dengan jarak dekat di sekitar tempat kamu tinggal, kemudian pelan-pelan menambah jarak tempuh bersepeda agar menjadi rutinitas harian. Bila memungkinkan ikuti komunitas olahraga yang memiliki kesamaan hobi.
Manfaat bersepeda sangat baik untuk persendian. Olahraga ini juga masuk ke dalam aktivitas olahraga low impact yang cocok bagi penderita nyeri sendi. Selain itu, dapat mengurangi tekanan stres pada lutut. Perlu diingat untuk tidak olahraga berlebihan apabila asam urat kamu sedang kambuh. Penting juga untuk megimbangi dengan minum banyak air putih.
2. Berenang
Kedua, aktivitas olahraga di air memberikan berbagai manfaat, dari mulai melatih pernapasan lebih baik, menguatkan atau meregangkan otot dan sendi, serta melenturkan tubuh. Daya apung air dapat menguatkan otot sekaligus mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh asam urat.
Ada baiknya untuk melakukan peregangan sebelum mulai berenang agar terhindar dari cedera. Otot pun akan lebih mengendur dan fleksibel, sehingga jauh dari masalah kram atau nyeri.
Selain melakukan renang, ada olahraga sejenis aerobik ringan yang dapat dilakukan seperti senam dan jogging.
3. Berjalan Kaki
Ketiga, hanya dengan berjalan kaki dapat membuat tubuh lebih bugar. Aktivitas ringan ini juga minim akan dampak cedera. Semakin tubuh terbiasa jalan kaki, akan melemaskan otot-otot di dalam tubuh terutama di sekitar kaki. Jalan kaki memiliki banyak khasiat dan mengurangi risiko berbagai penyakit.
Penderita asam urat dapat mulai berolahraga dengan jarak dan durasi yang lebih pendek dan secara bertahap dan meningkatkannya seiring dengan kesehatan persendian mereka menjadi lebih baik. Salah satu manfaat jalan kaki untuk penderita asam urat adalah terjaganya kebugaran, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan mobilitas sendi.
Ketiga olahraga di atas dapat memacu detak jantung agar lebih aktif bekerja, sehingga membuat jantung lebih sehat. Selain itu, dapat meningkatan kebugaran kardiovaskular tanpa memberikan terlalu banyak tekanan pada sendi-sendi. Semakin otot dan persendian dibiasakan gerak, maka kemungkinan besar akan terhindar dari asam urat, kebas, pegal-pegal, atau kesemutan.
Baca Juga: Mudah Digunakan! 6 Alat Olahraga Ini Bisa Kamu Pakai Di Rumah
Itu dia sekilas pembahasan ringkasnya berisi bahaya dari asam urat, ciri-ciri penderitanya, hingga tips olahraga kardio ringan untuk asam urat. Selengkapnya baca beberapa artikel mengenai bahasan asam urat yang lainnya! Semoga bermanfaat ya.