
Bagi kebanyakan orang, pembakaran kalori menjadi aspek utama yang dipertimbangkan saat hendak berolahraga. Efektivitas olahraga dalam membakar kalori selalu menjadi perhatian banyak orang. Ada anggapan yang mengatakan bahwa olahraga di gym menggunakan alat khusus akan lebih efektif daripada olahraga di luar ruangan yang lebih bebas dan menantang secara alami.
Seperti yang diketahui, olahraga terdiri dari indoor dan outdoor. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi orang yang menyukai ketenangan dan privasi, mereka akan lebih menyukai olahraga indoor. Namun bagi individu yang menyukai hal menantang dan menyatu dengan alam, akan lebih menyukai olahraga outdoor.
Tanpa disadari, ternyata olahraga di dalam dan luar ruangan memiliki perbedaan dalam efektivitas pembakaran kalori. Faktanya, tidak semua olahraga memberikan efek pembakaran kalori yang sama, terutama jika dilakukan di dalam atau luar ruangan.
Efektivitas Olahraga Indoor dan Outdoor dalam Pembakaran Kalori
Seberapa efektif olahraga membakar kalori memiliki beberapa faktor. Beberapa faktor pengaruhnya yaitu intensitas durasi, suhu lingkungan, dan hambatan eksternal. Berikut pembahasan perbandingan olahraga indoor dan outdoor:
1. Treadmill vs Lari di Luar Ruangan
Lari adalah olahraga yang paling sering dilakukan karena mudah dan tidak membutuhkan peralatan khusus. Sebagai olahraga kalori, berlari terkenal karena efektif dalam membakar kalori. Namun ternyata terdapat perbedaan antara berlari menggunakan treadmill di dalam ruangan dan berlari di luar ruangan lho.
Lari menggunakan treadmill cenderung stabil karena memiliki permukaan yang datar dan tidak adanya hambatan eksternal seperti medan yang tidak rata. Selain itu, kecepatan dapat diatur sesuai preferensi, sehingga kalori yang terbakar akan lebih sedikit.
Berlari di luar ruangan memiliki tantangan tambahan seperti medan yang tidak rata dan permukaan jalan yang bervariasi. Faktor tersebut membuat tubuh bekerja lebih keras, sehingga kalori yang terbakar lebih banyak.
2. Sepeda Statis vs Bersepeda di Luar
Bersepeda menjadi pilihan olahraga favorit bagi banyak kalangan karena pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Nyatanya, terdapat perbedaan antara sepeda statis dan bersepeda di luar ruangan lho. Sepeda statis di dalam ruangan memungkinkan untuk mengatur resistensi sesuai preferensi.
Selain itu tanpa adanya hambatan angin dan medan, menggunakan sepeda statis menjadi kurang intens dan kurang efektif dalam membakar kalori. Sedangkan bersepeda di luar ruangan bisa membuat tubuh menghadapi banyak tantangan seperti tanjakan dan permukaan jalan tidak rata yang meningkatkan pembakaran kalori.
3. Berenang di Kolam Renang Indoor vs di Perairan Terbuka
Olahraga renang adalah salah satu latihan yang sangat baik untuk daya tahan tubuh dan membakar kalori di setiap anggota badan karena melibatkan hampir semua otot tubuh. Berenang di kolam renang indoor memiliki suhu yang lebih stabil dan tidak adanya arus dari angin, sehingga gerakan bisa lebih stabil. Hal ini membuat berenang indoor kurang efektif membakar kalori.
Di perairan terbuka seperti laut, danau, dan sungai memiliki arus alami dan ombak yang membuat tubuh bekerja lebih keras dan tertantang. Faktor ini membuat berenang di perairan terbuka lebih ampuh membakar kalori. Namun saat berada di alam terbuka, faktor keamanan harus lebih diperhatikan.
4. Lompat Tali di Indoor vs Outdoor
Lompat tali adalah latihan kardio yang bisa dilakukan di mana saja dan efektif dalam membakar kalori. Namun, ternyata terdapat perbedaan antara melakukannya di indoor dan outdoor. Lompat tali di dalam ruangan bisa meningkatkan stabilitas dan mengurangi risiko cedera karena lantai yang rata dan keras. Namun karena tak adanya tantangan dari alam, latihannya menjadi monoton.
Sedangkan lompat tali di outdoor lebih efektif membakar kalori karena terdapat angin dan medan yang lebih variatif. Hal itu membuat tubuh bekerja keras untuk menyesuaikan keseimbangan. Oksigen yang baik di luar ruangan juga meningkatkan daya tahan tubuh.
5. Latihan Beban di Gym vs Outdoor
Banyak orang yang menganggap latihan beban hanya bisa dilakukan di gym, namun faktanya latihan angkat beban juga bisa dilakukan di luar ruangan. Latihan beban di gym dapat lebih terarah karena tersedia berbagai alat khusus seperti dumbbell dan barbel.
Latihan kekuatan otot yang dilakukan di outdoor seperti push-up, pull-up, dan squat bisa menjadi alternatif untuk membakar kalori tubuh. Latihan kekuatan di outdoor harus dilakukan dengan rutin dan intensitas yang cukup untuk menyamakan dengan pembakaran kalori latihan di gym.
Dapat disimpulkan bahwa olahraga di luar ruangan lebih efektif dalam membakar kalori karena faktor suhu, medan, angin, arus, dan pengalaman yang menyenangkan serta variatif. Pilihan terbaik kembali ke preferensi dan kebutuhan pribadi kamu.
Jika kamu ingin latihan yang terkendali dan stabil, olahraga indoor bisa menjadi pilihan terbaik. Tetapi kalau kamu mencari latihan yang mengutamakan pembakaran kalori, dinamis, dan menantang, kamu bisa pilih olahraga outdoor. Baca juga “Slow Living Sebagai Solusi Gen Z Mengurangi Stres di Era Serba Cepat” untuk cari tahu cara Gen Z mengatasi stres di era digital!